Indonesia Website Awards

Tugas Kontraktor Elektrikal dalam Konstruksi

ANTARIKSA – Kontraktor Elektrikal adalah sebuah profesi dalam pekerjaan konstruksi yang berhubungan dengan hal-hal yang memerlukan kelistrikan lengkap dengan penerapannya khususnya pada pekerjaan konstruksi. Pekerjaan ini mencakup menyediakan jasa, penyewaan, pengadaaan hingga perawatan untuk kebutuhan instalasi listrik.

Kontraktor elektrikal dalam konstruksi memiliki peran penting dalam menangani masalah perakitan kelistrikan dalam sebuah bangunan maupun gedung. Hal ini penting untuk menghindari masalah keamanan dan kenyamanan bangunan dan manusia dalam pemakaiannya.

Elektrikal dalam Konstruksi memiliki peran penting dalam menangani masalah perakitan kelistrikan dalam sebuah bangunan maupun gedung.

Peran Kontraktor Elektrikal dalam Konstruksi

Salah satu tugas dan tanggung jawab dari kontraktor elektrikal dalam pemasangan kelistrikan ialah pemasangan  sistem perlindungan manusia dari peralatan listrik yang sudah dipasang di setiap bagian dari bangunan. Peran lain yang perlu dilakukan oleh kontraktor saat pemasangan elektrikal dalam konstruksi seperti:

  1. Pengamananan keseluruhan sistem maupun jaringan yang menggunakan tenaga listrik.
  2. Tetap menjaga keandalan dari penggunaan tenaga listrik
  3. Pemasangan harus dilakukan oleh tenaga ahli
  4. Perlu dilakukan pemasangan sistem perlindungan di setiap kelistrikan
  5. Pengecekan sistem perlindungan yang dipasang dapat melindungi manusia dan peralatan kelistrikan

Perawatan Elektrikal dalam Konstruksi

Perlu dilakukan perawatan instalasi elektrikal dalam konstruksi perlu diperhatikan. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan masalah serius. Berikut beberapa perawatan yang perlu dilakukan:

  1. Usahakan peralatan yang digunakan dalam kondisi segel dari pabrik. Maksudnya, masih belum dibuka dan ditutup dengan pengaman yang dapat menjaganya dari kerusakan.
  2. Peralatan yang akan digunakan diharuskan disimpan di tempat yang bersih. Jangan terburu-buru untuk dilakukan pemasangan. Sebaiknya, perlu melakukan pengecekan. Apabila peralatan terdapat kerusakan lakukan penggantian atau perbaikan.
  3. Perbaikan dan penggantian komponen perlu dilakukan secara berkala terutama pada kerusakan yang ditimbulkan adanya pemotongan dalam kerja seperti pemotongan kabinet maupun channel.
  4. Jika diperlukan dapat membuat lubang core drill dengan menggunakan slab dan alat yang tepat. Semua opening, sleeve dan lubang dan partisi perlu dilakukan penutupan kembali dengan memanfaatkan seal, waterproof dan fireproof.
  5. Area instalasi perlu dilakukan pembersihan dan perawatan dari segala jenis kotoran seperti boks, serpihan dan lain sebagainya.
  6. Setelah melakukan proyek instalasi maka peralatan dan penginstalan dalam keadaan bersih.
  7. Semua peralatan kelistrikan perlu dilakukan pemasangan secara baik dan tepat sebelum melakukan pengaktifan peralatan. Memastikan keseluruhan panel, jalur kabel dan terminasi sudah dipasang dengan baik.
  8. Menyediakan lampu penerangan dan sistem persebaran listrik sementara dengan bentuk dan ukuran yang sesuai untuk peralatan yang ada. Beberapa peralatan tersebut seperti, kabel feeder yang sesuai untuk mencegah tegangan menurun.

Tugas Kontraktor saat Pelaksanaan Elektrikal dalam Konstruksi

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh kontraktor dalam pemasangan instalasi listrik. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Kontraktor harus memberikan shop drawing secara mendetail kepada pemilik proyek sebanyak 3 rangkap.
  2. Kontraktor perlu melakukan pemeriksaan secara berulang terutama pada kapasitas peralatan dan ukurannya yang akan dilakukan pemasangan.
  3. Pengambilan ukuran maupun pemilihan kapasitas peralatan yang tidak tepat akan menjadi tanggungan kontraktor.
  4. Shop drawing harus yang akan dilaksanakan harus disetujui oleh pemilik proyek.
  5. Kontraktor harus bekerja sama dengan kontraktor lain untuk mendapatkan hasil terbaik.
  6. Kontraktor perlu memberikan as built drawing dari setiap pekerjaan atau bagian sudah dikerjakan.

Panel Elektrikal dalam Konstruksi

Panel jaringan daya maupun penerangan harus disendirikan dalam pemasangannya. Namun, dapat disatukan apabila terdapat pertimbangan dengan cara dipisahkan dari sistem perlindungan. Panel yang terpasang diluar ruangan terutama panel penerangan. Maka sumber penerangan harus terpasang di dalam sirkuit penerangan jalan maupun tunnel. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan panel:

  1. Panel memiliki ventilasi dan bebas berdiri dengan tiang beton minimal 40 cm dari muka tanah
  2. Atap pada rumah panel memiliki puncak rangkap dan harus berada di pusat
  3. Tiap panel memiliki satu maupun lebih pelat nama untuk dapat diidentifikasi
  4. Panel dan kawat diharuskan terpasang secara lengkap dan sempurna dari pabrik pembuatnya
  5. Bahan panel dan jendela diharuskan terbuat dari baja dengan pelapisan mencapai 3,2 mm

Panel dalam konstruksi mekanikal elektrikal sangat penting agar dapat memberikan hasil penerangan baik. Instalasi secara baik dan benar dengan sistem proteksi dapat melindungi manusia maupun konstruksi yang menggunakannya. Elektrikal dalam konstruksi perlu dilakukan oleh tenaga ahli yang memiliki kemampuan dan berkompeten.

Artikel Ini Telah Tayang di solusikonstruksi.com dengan Judul: Apa Itu Kontraktor Elektrikal dalam Konstruksi

Editor: Antariksa Group

Bagikan :