Tips Mudah Saat Memborong Sebuah Pekerjaan Rumah

ANTARIKSA – Pada jaman sekarang ini sudah tidak asing lagi dengan kata kontraktor atau pemborong. jika mendengar kata tersebut maka dalam benak kita adalah pemborong mempunyai banyak uang. Padahal pekerjaan tersebut sangat beresiko kerugian yang cukup besar karena bermain dengan nilai rupiah yang besar. Namun jika mampu mengelola dengan benar proyek yang ditanganinya maka keuntungan yang diperoleh pun lumayan banyak dibanding dengan pekerja kantoran. sayangnya sekarang ini image seorang kontraktor ada yang condong ke arah negatif yaitu akibat kecurangan material yang dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan mengambil yang bukan haknya. Namun tidak sedikit pula, yang bekerja dengan kejujuran tinggi karena modal awal seorang kontraktor rumah adalah kepercayaan.
kontraktor rumah adalah seseorang yang mengerjakan sebuah proyek rumah dengan harga lumpsum. Ada keuntungan dan kerugian dalam setiap pekerjaan yang ditangani. Berbeda dengan sistem harian yang dibayar upah tenaga per hari. berikut tips mudah saat akan memborong sebuah pekerjaan rumah.
  1. kita harus mempunyai kemampuan di bidang pembangunan proyek baik masalah teknis maupun pengelolaan keuangan.
  2. kita harus mempunyai SDM atau tenaga-tenaga kerja yang bagus. Bagus di sini yang dimaksud adalah mempunyai produktivitas yang tinggi per harinya.
  3. Mempunyai modal finansial lebih diutamakan. Jika tidak mempunyai modal tapi mempunyai kemampuan teknis. Ajak orang lain untuk bekerja sama sebagai investor dengan perjanjian bagi hasil akhir proyek.
  4. Jika sudah ada klien yang meminta kita untuk membangunkan rumahnya maka hal pertama yang kita tanyakan adalah budget yang dipunya klien. Karena akan berhubungan dengan desain gambarnya.
  5. Buatkan desain gambar sesuai budget yang ada. Perjelas dengan klien tentang fambar desain yang kita ajukan. jangan sampai nanti ada perubahan saat pembangunan.
  6. Hitung struktur rumah tersebut bila ternyata lebih dari 1 lantai.
  7. Buatkan RAB (rencana angggaran biaya) yang tidak melebihi budget klien. Pastikan kita harus selalu update terbaru harga material dan upahnya. Dalam penyusunan RAB tersebut harus tercantum jumlah jasa pelaksanaannya misalnya 4%.
  8. Mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)dengan bantuan orang yang sudah biasa mengurus perijinan.
  9.  Membuat perjanjian kontrak pekerjaan antara kontraktor rumah dengan klien atau pemilik rumah. di dalam kontrak tersebut harus tercantum semua metode pembayaran. Biasanya menggunakan sistem termin. Misalkan pembayaran 1 (DP30%), pembayaran 2 ( 35%), Pembayaran 3( 30%), dan pembayaran terakhir untuk retensi (5%).
  10. Setelah tanda tangan kontrak di atas materai maka siap pelaksanaan lapangan. Lalu bagaimana cara membuat dokumen kontrak? contoh surat perjanjian kontrak
Pada dasarnya menjadi kontraktor rumah harus mempunyai kemampuan spekulasi yang tinggi dan berani mengambil keputusan. Berani bukan berarti nekat tanpa modal. Karena di dalam proyek semua kemungkinan bisa terjadi.
Semoga bermanfaat.
Artikel Ini Telah Tayang di ilmuproyek.com dengan Judul: tips menjadi kontraktor rumah
Editor: Antariksa Group
Bagikan :