Serba-Serbi Plitur Kayu yang Harus Kamu Ketahui

ANTARIIKSA – Material kayu hampir selalu ada di dalam setiap hunian untuk melengkapi kebutuhan desain rumah. Berbagai furnitur dan dekorasi dari kayu bisa membuat desain hunianmu tampil lebih hidup dan keren. Desain rumah saat ini, seperti rumah minimalis modern pun tak lepas dari penggunaan material kayu di dalamnya.

Ketika memilih menggunakan material kayu untuk interior maupun eksterior rumah, kamu pun tak bisa lepas dari yang namanya plitur. Pewarna kayu ini bisa membuat material kayu pada hunianmu terlihat lebih keren dan menyatu dengan desain ruangan. Pemakaian plitur untuk semua perabotan kayu bisa membuat warna kayu terlihat lebih hidup dan merata.

Namun, plitur sering disamakan dengan pernis kayu, padahal ada banyak perbedaan antara plitur dan pernis kayu. Plitur sendiri memiliki berbagai ciri khas yang sebenarnya sangat mudah untuk dikenali. Apa saja karakteristik plitur? Yuk, langsung saja simak ulasan saya mengenai plitur kayu berikut ini!

Plitur Kayu Tergolong Sebagai Cat

seseorang sedang mengaplikasikan kursi kayu menggunakan plitur kayucatkayu

Plitur sering kali diaplikasikan pada kayu sebelum proses pengecatan selanjutnya. Akan tetapi, pengaplikasian seperti itu adalah salah kaprah. Bagaimanapun, plitur tak lain adalah jenis dari cat kayu itu sendiri. Hanya saja, bahan dan tampilan yang dihasilkan berbeda dengan cat biasa.

Plitur merupakan cat berbahan dasar oker, yaitu tanah lunak yang telah teroksidasi. Oker ini bisa menghasilkan beberapa warna, mulai dari kuning, keemasan, dan cokelat gelap menyerupai batang kayu tua. Perbedaan mendasar antara plitur dengan cat biasa dapat terlihat dari hasil akhirnya, di mana plitur akan menghasilkan warna yang mengkilap.

Plitur Harus Diencerkan

dua ember berisi thinnerdygtyjqp7pi0m.cloudfront

Plitur memiliki sifat yang kental. Oleh karena itu, kamu tidak bisa langsung menggunakannya untuk mengecat kayu yang diinginkan. Jika ingin mengaplikasikan plitur pada kayu, diperlukan adanya proses pengenceran plitur terlebih dahulu agar bisa diaplikasikan pada material kayu.

Untuk mencairkan plitur agar siap digunakan tidaklah sulit. Kamu bisa menggunakan thinner untuk mengencerkan jenis cat transparan ini. Bahkan, pada masa lalu spirtus menjadi cairan untuk mengencerkan plitur. Hanya saja, pengenceran dengan spirtus saat ini sudah jarang dipakai karena dinilai cukup berbahaya dan berisiko.

Plitur Tidak Berbau Menyengat

seseorang sedang mengoleskan plitur pada pagar kayu menggunakan kuasluxdecor.expert

Banyak orang yang menghindari penggunaan plitur karena cat transparan ini dianggap tidak baik bagi kesehatan, khususnya bagi pernapasan. Gangguan pernapasan dicurigai akan timbul saat menggunakan plitur karena cat ini dianggap memiliki bau yang menyengat. Namun, sebenarnya plitur tidaklah berbau tajam atau menyengat.

Bau menyengat yang muncul saat mengaplikasikan plitur pada material kayu berasal dari penggunaan thinner ataupun spirtus yang merupakan pengencernya. Bau menyengat itu pun bisa dengan mudah dihilangkan, yaitu dengan cara menaburkan garam atau kopi pada material kayu yang baru menggunakan plitur tersebut. Saat ini juga sudah ada produk plitur dengan model water based yang menggunakan air sebagai pelarutnya.

Plitur Dapat Menutupi Serat Kayu

permukaan kayu yang berserat melingkarpixabay

Pada dasarnya, plitur adalah cat. Jadi, ketika diaplikasikan pada material kayu, serat-serat dari material tersebut bisa tertutupi dengan sempurna. Namun, perlu diperhatikan bahwa serat kayu akan tertutup plitur jika kamu mengaplikasikannya secara berlawanan arah dengan arah serat kayu.

Sebaliknya, penutupan serat kayu bisa dihindari jika kamu mengaplikasikan plitur searah dengan serat kayu. Pastikan juga kayu yang hendak dioleskan plitur dalam kondisi kering dan telah diamplas agar pengecatan dengan plitur ini bisa lebih maksimal.

Plitur Bukan Pelindung Kayu

tumpukan potongan kayu balokkayubekisting

Jangan menganggap plitur sebagai pelindung kayu. Penggunaan plitur tidak akan membuat kayu lebih kuat ataupun lebih tahan lama. Hal ini dikarenakan, penggunaan plitur pada dasarnya lebih difungsikan untuk meratakan warna kayu.

Apabila kamu ingin melindungi kayu, lebih baik menggunakan pernis kayu karena pernis dapat membuat serat kayu lebih kuat sehingga tidak mudah lapuk. Hanya saja, jika ditinjau dari segi warna, penggunaan plitur lebih apik karena mampu menghasilkan warna yang rata dan lebih bervariasi.

Setelah lebih memahami soal plitur kayu, sekarang saatnya menentukan jenis kayu apa yang akan kamu gunakan untuk furnitur ataupun interior dan eksterior rumah. Pastikan kamu memilih kayu dengan kualitas terbaik, seperti kayu merbau dan gaharu.

Artikel Ini Telah Tayang di dekoruma.com dengan Judul: Yuk, Kenali Lebih dalam Soal Plitur Kayu!

Editor: Antariksa Group

Bagikan :