Indonesia Website Awards

Serba-serbi Biaya Provisi dalam Proses Kredit Rumah

ANTARIKSA – Dalam pengajuan KPR untuk membeli rumah baru, tak hanya informasi soal biaya pembayaran uang muka ataupun uang angsuran bulanan saja yang harus kamu ketahui. Sebab, terdapat sejumlah biaya tambahan yang harus kamu persiapkan dan kamu bayarkan sebagai persyaratan pengajuan KPR. Salah satunya adalah biaya provisi.

Mungkin saat ini kamu masih bingung mengenai biaya provisi. Nah, sebagai informasi, kali ini saya akan mengulas serba-serbi biaya provisi yang tentu saja wajib kamu ketahui sebelum mengajukan KPR. Untuk selengkapnya, yuk kita simak artikel di bawah ini!

Apa Itu Biaya Provisi dalam Pengajuan KPR?

tiga orang sedang menyepakati biaya provisirealiq.nz

Biaya provisi adalah biaya tambahan dalam pengajuan KPR atau sejenisnya. Pada umumnya, biaya provisi pada pengajuan kredit merupakan biaya yang harus kamu bayarkan atas dasar balas jasa ataupun imbalan saat pinjaman disetujui oleh pihak bank. Sementara itu, besaran persentase atas biaya ini pun jumlahnya berbeda-beda tergantung dari jumlah pinjaman yang kamu ajukan.

Persentase Biaya Provisi

ilustrasi persentase biaya provisipinterest.com

Biaya provisi berlaku pada pinjaman seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KMG (Kredit Multi Guna), ataupun KTA (Kredit Tanpa Agunan) dengan nilai persentase yang berbeda-beda. Namun, di antara ketiganya, KPR biasanya menerapkan presentase yang paling konsisten, yakni sebesar 1% dari total pinjaman yang telah disetujui oleh bank.

Sementara untuk KMG ataupun KTA, persentase biaya provisi yang dikenakan jumlahnya variatif, tergantung dari kebijakan bank. Namun, biasanya sekitar 0,5% hingga 3,5% dari total pinjaman yang disetujui. Untuk KMG, umumnya biaya provisi yang dikenakan jumlahnya jauh lebih rendah karena proses pinjaman biasanya memerlukan jaminan seperti sertifikat rumah ataupun BPKB surat kendaraan.

Pembayaran Biaya Provisi

dua orang melakukan pembayaran biaya provisifloridapropertyrealty.com

Untuk seluruh produk pinjaman dari bank, termasuk KPR, biaya provisi harus kamu bayarkan di muka atau di awal setelah pengajuan pinjaman disetujui dan sebelum dilakukannya akad kredit KPR. Namun, pada pinjaman KTA ataupun KMG, terdapat kebijakan di mana biaya provisi dapat juga langsung dipotong dari nilai total kredit setelah cair.

Cara Menghitung Biaya Provisi

seseorang sedang menghitung biaya provisiracgp.org.au

Cara menghitung biaya provisi yang harus kamu bayarkan saat melakukan pengajuan pinjaman KPR sangatlah sederhana. Kamu hanya perlu mengalikan persentase biaya provisi yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak dengan total pinjaman yang telah disetujui. Kendati demikian, penghitungan biaya ini bisa berbeda jika terdapat perubahan dalam pengajuan kredit pinjaman, misalnya adanya pembayaran uang muka.

Jika kamu membayarkan uang muka dalam pengajuan kredit, kamu dapat mengurangi total harga kredit dengan uang muka yang kamu bayarkan agar bisa mendapatkan dasar perhitungan dari biaya provisi. Kemudian, kalikan jumlah yang telah dikurangi dengan uang muka dengan nilai persentase biaya provisi yang dikenakan oleh pihak bank.

Ketentuan Biaya Provisi Secara Gratis

dua orang bersalaman untuk pembayaran biaya provisiwordtemplatesonline.net

Biaya provisi hampir dikenakan dalam segala bentuk pinjaman kepada bank, termasuk KPR. Namun, beberapa bank juga kerap menawarkan biaya provisi secara gratis, tergantung kondisi ataupun jenis pinjamannya. Meskipun demikian, ada kalanya bank menawarkan biaya provisi gratis dengan sejumlah persyaratan yang harus kamu penuhi.

Banyak bank menawarkan biaya provisi gratis pada jenis pinjaman tertentu, seperti KPR dan berlaku pada periode tertentu saja. Oleh karena itu, pastikan kamu memperhatikan periode khusus yang telah ditetapkan oleh bank agar bisa mendapatkan penawaran biaya provisi secara gratis.

Sejumlah bank juga dapat memberikan pembebasan biaya provisi, tapi kamu diharuskan untuk membuat surat permohonan. Dalam hal ini, biasanya pihak bank akan memberikan biaya provisi gratis kepada pemohon yang memang telah memiliki pekerjaan tetap dengan penghasilan yang juga tetap, yakni di atas Rp3.000.000 sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia.

Ketentuan terkait biaya provisi tentu saja wajib kamu ketahui sejak awal atau sebelum mengajukan pinjaman KPR agar tak terkejut dengan adanya biaya tambahan yang harus kamu keluarkan.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Artikel Ini Telah Tayang di dekoruma.com dengan Judul: Memahami Biaya Provisi dalam Pengajuan KPR

Editor: Antariksa Group

Bagikan :