Selain Scraper Conveyor, Inilah Jenis Chain Conveyor Lainnya

ANTARIKSA – Scraper Conveyor merupakan mesin pengangkut bahan material maupun barang menuju atau dari industri untuk pendistribusian maupun tujuan penampungan

Dalam mamteri kali ini kami coba ulas mengenai apa saja kelemahan dan jenis chain conveyor selain scraper Conveyor?

Pengertian Scraper Conveyor

Scraper conveyor adalah mesin konveyor praktis dan murah dari jenis chain conveyor. Penggunaan conveyor dapat dimanfaatkan dengan kemiringan besar.

Pemanfaatan konveyor digunakan sebagai pengangkut material ringan dan tidak mudah mengalami kerusakan. Beberapa diantaranya meliputi, kayu, abu dan kepingan.

Terdapat beberapa ciri khas dan peformance scaper coveyor. Beberapa diantaranya meliputi :

  • Dapat dioperasikan dengan tingkat derajat kemiringan sekitar 45 derajat
  • Kecepatan yang dibutuhkan maksimal 150 ft/m
  • Jumlah atau kapasitas pengangkutan dilakukan hingga 360 ton per jam
  • Harganya relatif murah.

Namun, penggunaan konveyor jenis ini memiliki beberapa kelemahan. Kekurangannya karena memiliki jarak pendek, tenaga tidak konsisten, biaya perbaikan mahal memerlukan service secara teratur. Selain itu, pengangkutan barang atau bahan material biasanya berat.

Komponen bunch scraper konveyor sering dimanfaatkan dalam pengujian penelitian. Bunch ini merupakan mesin angkut yang digunakan sebagai pengangkut tandan kosong dari tresher menuju tempat penampungan yang dituju.

Jenis Chain Conveyer Selain Scraper Conveyor

Mesin pengangkut bahan material maupunbarang berat dari industri sangat penting. Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan manusia dari bahaya.

Selain itu, tenaga manusia sangat terbatas dalam mengangkut barang. Terutama, kapasitas barang yang diangkut dan keselamatan para pekerjanya. Bahan-bahan padat baik yang dihasilkan oleh industri maupun bahan material industri.

Pemilihan alat transportasi material didasarkan atas kapasitas material, jarak pindahan dan kondisi barang saat diangkut. Terdapat beberapa macam kondisi barang diantaranya, meliputi inklinasi atau tegak lurus dan horizontal. Pemilihan alat koneyor juga dipilih berdasarkan ukuran, bentuk, sifat material dan harga alat transportasi yang dibutuhkan.

Penggunaan Scraper Conveyor sangat penting dalam proses pengangkutan barang. Mesin ini merupakan salah satu jenis dari chain conveyor. Selain itu, terdapat macam mesin pengangkutan lainnya selain scraper conveyor. diantaranya seperti, Apron Conveyor, Bucket Conveyor dan Bucket Elevator.

Apron Conveyor

Pemanfaatan mesin ini biasa digunakan untuk kuantitas beban sangat berat dengan jarak perpindahan barang pendek. Jenis Apron Conveyor sederhana terdiri atas dua rantai yang digunakan berasal dari mata rantai yang mudah ditempa.

Selain itu, dapat ditanggalkan dengan penggunaan alat tambahan.

Tata cara pemasangan kayu palang dilakukan pada alat tambahan yang diletakkan diantara rantai dengan menggunakan keseluruhan tumpuan berasal dari tarikan konveyor.

Bahan material dengan beban berat dengan durasi pendistribusian lama dapat ditambahkan dengan roda pada alat tambahan. Selain menggunakan roller, palang kayu dapat dapat diganti menggunakan plat baja. Palt tersebut dapat diamnfaatkan untuk mengangkut beban berat.

Terdapat beberapa karakteristik dari Apron Conveyor. Beberapa diantaranya, dapat dihidupkan dengan tingkat kemiringan sekitar 25 derajat.

Kapasitas pendistribusian barang dapat mencapai 100 ton per jam. Kecepatan maksimal mencapai 100 ft/m. Penggunaan alat dapat digunakan untuk pengangkutan bahan kasar serta berminyak.

Perawatan mesin ini relatif mudah dan murah. Namun, terdapat beberapa kelemahan penggunaan mesin ini. diantaranya, kecepatan pengangkutan relatih lambat atau rendah, kapaistas pengangkutan barang indsutri relatif kecil dan gerakannya hanya satu arah.

Bucket Conveyor

Selain scraper conveyor, penggunaan bucket conveyor adalah beton konveyor apron dalam. Beberapa ciri dan karakteristik mesin ini dalam pengangkutan bahan material.

Beberapa diantaranya, meliputi, bucket biasanya dibuat dari bahan baja, pergerakaan mesin menggunakan rantai, biaya mudah, perangkaian sederhana dan pengangkutan bahan dalam bentuk bongkahan dan kecepatan dapat mencapai 100 ft/m.

Selain itu, kapasitas bucket kecil hingga mencapai 100 ton/jam.Penggunaan mesin memiliki beberapa kelemahan. Beberapa diantaranya, ukuran partikel pengangkutan barang dapat diangkut 2-3, biaya investasi mahal dan kecepatannya relatif rendah atau lambat.

Bucket Elevator Belt

Kemiringan yang diperlukan dalam proses pengangkutan menggunakan apron konveyor memiliki keterbatasan. Belt conveyor memiliki ukuran sudut kemiringan kurang dari 15 hingga 20 derajat saat diioperasikan.

Sedangkan, scraper conveyor jarang dioperasikan dengan kemiringan sudut lebih dari 30 derajat. Kemirigan curan seringkali diperlukan dalam proses pendistribusian barang. Maka diperlukan bucket elevator.

Hal ini dikarenakan bucket elevator memiliki timba dengan bentuk dan fungsi khusus. bentuk timba tersebut dapat dibagi menjadi beberapa jenis.

Diantaranya jenis tersebut meliputi, Minneapolis, Bucket for Wet or Sticky, Stamped Steel Bucket for Crushed Rock dan Buckets for Wet or Sticky Materials.

Jenis tersebut memiliki fungsi dalam pengangtutan bahan material khusus. Selain mesin ini, penggunaan scraper conveyor dalam pengangkutan bahan material industri juga penting. Terutama hasil produk untuk distribusi.

Artikel Ini Telah Tayang di solusikonstruksi.com dengan Judul: Inilah Jenis Chain Conveyor Selain Scraper Conveyor

Editor: Antariksa Group

Bagikan :