Indonesia Website Awards

Produk, Jenis dan Pihak yang Terlibat dalam Industri Konstruksi

ANTARIKSA – Industri konstruksi memiliki beragam jenis industri dengan produk beragam di tiap sektor industri secara umum.

Dalam artikel ini kami ulas mengenai apa saja produk, jenis dan pihak yang berkepentingan di dalam Industri Konstruksi?

Industri konstruksi merupakan salah satu industri yang memiliki perkembangan pesat dibandingkan industri lain.

Industri jasa konstruksi memiliki cakupan keseluruhan pihak dalam proses konstruksi meliputi, tenaga kerja, pelaksana dan para measok.

Tugas jasa konstruksi sendiri sangat luas, yaitu meliputi, penyusunan perencanaan teknis, pelaksana hingga pengawasan dan pemeliharaan.

Selain itu, jasa ini juga memiliki peran penting dari segi potensi keperluan kerja, lapangan kerja pendapatan bagi masyarakat dan lain sebagainya.

1. Produk Sektor Industri Konstruksi

Berdasarkan hasil BPS dalam kegiatan konstruksi dapat mencakup beragam jenis produk konstruksi.

Macam-macam hasil konstruksi tersebut sesuai dengan aktivitas maupun proses pembangunan yang dijalan oleh pemilik proyek. Beberapa diantaranya meliputi :

Konstruksi Gedung Tempat Tinggal

Produk konstruksi gedung sebagai hunian tempat tinggal sering dilakukan untuk membangun sebuah kawasan pemukiman. Produk industri jasa konstruksi ini meliputi, kondominium, apartemen, rumah dan lain sebagainya.

Konstruksi Gedung Bukan Tempat Tinggal

Produk dari inustri jasa konstruksi gedung bukan untuk temoat tinggal sangat banyak ditemui di wilayah perkotaan.

Beberapa diantaranya meliputi, kawasan industri, perkantoran, rumah sakit, sekolah, bioskop, hotel, gedung kesenian atau tempat hiburan, tempat ibadah seperti masjid maupun mushola dan lain sebagainya. kebanyak konstruksinya berupa fasilitas layanan publik.

Konstruksi Bangunan Sipil

Bangunan sipil merupakan konstruksi yang digunakan untuk kepentingan publik atau masyarakat secara umum.

Beberapa contoh dari produk konstruksi bangunan sipil meliputi, jalan tol, jembatan, landasan pacu pesawat terbang, rel kereta api, bendungan, terowongan dan lain sebagainya. Fasilitas layanan transportasi publik meliputi, terminal, dermaga, gudang, bandara, pelabuhan dan lain sebagainya.

Konstruksi Bangunan Elektrik

Produk dari layanan industri jasa konatrukai di bidang bangunan elektrik berkaitan erat dengan telekomunikasi.

Beberapa produknya meliputi, pembangkit tenaga listrik baik air, energi listrik, nuklir maupun angin. Bangunan transmisi, distribusi maupun bangunan khusus aringan telekomunikasi.

Instalasi Gedung dan Bangunan Sipil

Produk dari instalasi gedung dan bangunan sipil dari jasa industri konstruksi. Beberapa diantaranya meliputi, instalasi listrik alat pendingin, pemanas lingkungan, jarngan gas, instalais air bersih dan saluran drainase.

Pengerukan

Produk industri konstruksi di bidang pengerukan dapat meliputi, sungai, rawa, alur pelayaran da kolam. Selain itu, meliputi, kanal pelabuhan dengan sifat pekerjaan berat, sedang dan ringan.

2. Jenis-Jenis Industri Konstruksi

Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 1999 mengenai jasa konstruksi. Maka industri jasa konstruksi terdiri atas 3 jenis. Macam industri konstruksi tersebut meliputi

  1. Iindustri konstruksi perencana konstruksi,
  2. Pelaksana dan pengawas.
  3. Industri di bidang konstruksi secara umum terdiri atas pelaksana kegiatan yang ada di lapangan dengan pihak stakeholder.

Pihak-pihak tersebut meliputi, konsultan, kontraktor, plant supplier, material supplier, tenaga kerja, asuransi, perbankan dan transport supplier. Industri konstruksi dapat dibagi menjadi perusahaan besar maupun kecil.

Hal tersebut dikarenakan sektor industri memiliki perbedaan dibandingkan industri lainnya.

Secara umum, proyek konstruksi dibagi menjadi 3 jenis. Diantaranya meliputi, konstruksi teknik, konstruksi industri dan konstruksi gedung.

3. Pihak yang Terlibat di dalam Industri Konstruksi

Industri konstruksi memiliki beberapa komponen penting sebagai pelaku maupun pihak yang memiliki kepentingan dengan aktivitas pembangunan.

Jasa konstruksi juga sudah diatur di dalam perundang-undangan dengan penyesuaian kontrak dan jenis proyek. Aktivitas pembangunan memakan waktu panjang, kompleks dan sering mengalami miskomunikasi.

Di dalam proses konstruksi melibatkan beberapa pihak secara umum dapat dibagi sebagai berikut:

Pemilik Proyek

Pemilik atau owner memberikan ketersediaan lahan maupun tanah untuk membangun konstruksi. Selain itu, memiliki tanggung jawab dalam pendanaan dalam penyelenggaraan sesuai jenis kosntruksi.

Pemilik konstruksi dapat berasal dari pihak instansi pemerintah, perusahaan swasta maupun individu.

Penyedia Jasa (Konsultan, Kontraktor dan sub Kontraktor)

Penyedia jasa memberikan pelayanan dan membantu kinerja dari pemilik proyek dalam penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Biasanya, pemberi jasa melakukan perancangan mulai dari awal hingga akhir.

Pihak yang ikut andil dalam proyek mulai dari tahap awal atau perencanaan dikenal sebagai konsultan. Komponen konsultan di dalam industrikonstruksi dapat berupa arsitek, insinyur perancang maupun insinyur pengawas.

Sedangkan pihak yang menyediakan jasa pembuatan hingga pembangunan konstruksi dikenal sebagai kontraktor umum.

Kontraktor spesialis atau sub kontraktor memiliki tugas membantu kontraktor umum di bidang tertentu untuk menyelesaikan proyek dari pemilik.

Artikel Ini Telah Tayang di solusikonstruksi.com dengan Judul: Jenis dan Produk dalam Industri Konstruksi

Editor: Antariksa Group

Bagikan :