Perbedaan Konstruksi Pemakaman Modern dan Pemakaman Umum

ANTARIKSA – Konstruksi pemakaman modern atau dikenal sebagai estate dikelola secara swasta. Terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk pemakaman modern maupun TPU.

Konstruksi pemakaman modern adalah salah satu pengetahuan penting dalam dunia teknik sipil. Pemakaman sendiri merupakan sebidang tanah dengan ukuran tertentu dan diperuntukkan sebagai tempat makam atau kuburan bersifat umum.

Selain itu, pemakaman juga memiliki sifat khusus, misalnya pemakaman berdasarkan agama, keluarga maupun taman makam pahlawan.

Konstruksi pemakamana modern atau estate merupakan istilah yang dipakai oleh para developer tempat pemakaman khusus bukan untuk umum.

Pengelolaan Makam Modern

Pengelolaan makam modern biasa dilakukan secara profesional, berkonsep jelas dan kepemilikan secara hukum.

Selain itu, disediakan sarana dan prasarana memadai, desain bangunan maupun arsitektur rapi dan keamanan 24 jam.

Jenis pemakaman ini termatub di dalam Peraturan Pemerintah RI No. 9 Tahun 1987 mengenai penyediaan tanah untuk keperluan pemakaman.

Pekuburan tersebut dianggap makam partikelir dan dikelola secara swasta. Biasanya, pihak swasta seperti yayasan yang bergerak dalam bidang sosial maupun keagamaan dengan aturan tertentu sesuai pemerintah daerah.

Peran pemerintah daerah sangat menentukan perizinan lokasi tempat maka bukan umum ini. Hal ini harus disesuaikan dengan perencanaan pembangunan daerah serta ketertiban lingkungan setempat.

Kriteria Konstruksi Pemakaman Modern atau Estate dan TPU

Penentuan lokasi untuk membangun konstruksi pemakaman modern skala kota memerlukan beberapa kriteria. Karakteristik tersebut diantaranya ketentuan lokasi dan kesesuaian lahan. Selain itu, ketentuan teknis pengelolaan pemakaman tersebut. Berikut penjelasannya :

Karakteristik Lokasi dan Kesesuaian Lahan

Ketentuan yang perlu diperhatikan dalam membangun konstruksi pemakaman modern tidak berada di lingkungan permukiman padat penduduk.

Penempatan makam tidak berada di tanah subur. Pembangunan juga perlu meperhatikan keselarasan dan keserasian lingkungan setempat. Pembangunan tidak merusak lingkungan dan tanah.

Lokasi makam terletak di pinggir kota dan dapat tersebar. Lokasi pemakaman dapat dicapai dari kawasan permukiman. Selain itu. Lokasinya dapat dijangkau dan aksesibilitasnya tinggi dari jalan kolektor dan arteri.

Ketentuan Teknis Pengelolaan

Selain masalah ketentuan kesesuaian lahan dan lokasi untuk membangun pemakaman estate. Perlu adanya kriteria teknis pengelolaan yang wajib dipenuhi.

Seperti alokasi luas lahan 2% bagi para pengembang perumahan tidak tersusun maka diharuskan menyediakan lahan. Selain itu, perlu mendapatkan izin lokasi.

Penyediaan pemakaman dapat ditempatkan di dalam maupun di luar kawasan sesuai RT RW Kabupaten/Kota dengan alokasi lebih dari 250 hektar.

Apabila pengembang perumahan memiliki izin lokasi < 250 hektar maka penyediaan lahan pemakaman dapat dilakukan di luar kawasan perumahan.

Pemerintah daerah dari dua wilayah daerah berbatasan dapat menyediakan lahan pemakaman sesuai ketentuan yang berlaku.

Taman makam umum dapat disesuaikan dengan pengelompokan berdasarkan tiap-tiap pemeluk agama. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keteraturan.

Perbedaan Pemakaman Umum dengan Konstruksi Pemakaman Modern

Pemakaman di Indonesia terdiri atas dua jenis yaitu, pemakaman umum dan pemakaman yang dikelola oleh milik swasta. Setiap pemakaman memiliki ketentuan dan tata aturan masing-masing.

Meskipun demikian, pemakaman swasta harus mendapatkan persetujuan dari pemerintah daerah.

Hal ini dilakukan untuk mewujudkan pengelolaan dan kesesuaian lahan untuk rencana pembangunan. Terdapat beberapa perbedaan diantara kedua jenis pemakaman tersebut diantaranya meliputi :

Perbedaan Harga maupun Iuran

Iuran yang dibeban pada ahli waris untuk pemakaman umum dan pemakaman modern atau estate sangat berbeda. pemakaman mewah memiliki harga kavling relatif mahal.

Salah satu contohnya Al-Azhar Memorial Garden. Harga iuran tersebut masih belum termasuk biaya pemandian jenazah, pembungkusan kafan, sewa sound, tenda dan lain sebagainya.

Sedangkan, pemakaman umum yang dikelola oleh pemerintah daerah cenderung relatif murah. Ahli waris hanya perlu membayar iuran sekitar 40-100 ribu tiap tiga tahun.

Kebutuhan lain seperti sewa soud system. Kursi, tenda dan lain sebagainya tidak mencapai jutaan rupiah. Pengurusan akte juga tidak dimintai banyak biaya.

Pelayanan

Pelayanan dan fasilitas yang diberikan juga berbeda antara pemakaman modern maupun pemakaman umum. Pemakaman mewah dan modern dilengkapi dengan masjid, taman, lounge dan lain sebagainya. Sedangkan, untuk TPU layanan tersebut tidak ada. Terkadang, terdapat fasilitas masjid setempat.

Luas Lahan Pemakaman

Luasan lahan untuk pemakaman swasta memiliki lahan jauh lebih luas dibandingkan pemakaman umum. Hal ini dikarenakan dikelola secara swasta dengan tata pengaturan pekuburan sangat rapi dan tidak berdesakan.

Sedangkan, luasan lahan untuk TPU sangat terbatas dengan luas dapat mencapai 16 ribu dengan kisaran 50 ribuan makam.

Meskipun biaya konstruksi pemakanan modern relatif lebih mahal, namun keberadaannya banyak dibutuhkan kalangan tertentu.

Jadi, tak heran jika ada permintaan khusus untuk konstruksi pemakanan yang sesuai dengan permintaan ahli waris atau keluarga.

Artikel Ini Telah Tayang di solusikonstruksi.com dengan Judul: Kriteria Perbedaan Konstruksi Pemakaman Modern dan TPU

Editor: Antariksa Group

Bagikan :