Langkah-langkah Mengukur Luas dan Kontur Tanah dengan Theodolite

ANTARIKSA – Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengetahuan tentang langkah-langkah mengukur luas tanah dengan theodolite. Sebenarnya tidak hanya luas tetapi bisa mengukur kontur tanah juga. berbicara masalah pengukuran tentu menggunakan metode-metode tertentu seperti poligon. Pada saat ini memang sudah banyak sekali pengembang-pengembang atau developer yang ingin membangun rumah-rumah di daerah tertentu. Bahkan sudah memasuki wilayah pelosok-pelosok. Tanah itu lah kata dan benda yang saya yakin semua orang sudah tahu. Maksud dari tahu disini adalah investasi yang ada pada benda itu. Semua orang berlomba-lomba untuk memilih investasi tanah. Selain harga yang semakin lama semakin naik. Bisa digunakan sebagai tempat usaha. Apalagi memiliki lokasi yang sangat strategis seperti dipinggir jalan yang sangat ramai. Atau mungkin malah untuk membuat rumah. Ya. tidak sedikit orang yang menginginkan hunian yang sangat mudah akses keluarnya. Walaupun tidak berniat dijadikan sebuah tempat usaha namun lokasi yang strategis akan memudahkan penghuni untuk pergi ke mana-mana.

Cara mengukur luas tanah dengan theodolite

Bagi sebagian besar orang yang ingin membangun sebuah rumah, tentu akan mempertimbangkan beberapa parameter yang salah satunya sudah saya sebutkan di atas. lokasi merupakan faktor utama pembelian tanah. Lalu faktor kedua saat berencana membuat rumah adalah luas bangunan dan budget. Faktor ketiga adalah desain atau aristektur.Berbicara masalah luas bangunan maka harus disesuaikan dengan luas tanah yang ada. Hunian yang baik adalah yang mempunyai ruang terbuka hijau minimal 30%. Artinya ada sekitar 30 % tanah yang tidak boleh tertutup oleh rabat beton. Sebelum kita memulai desain gambar rumah ada baiknya kita ukur ulang dahulu lahannya. walaupun sudah ada pada sertipikat. Mungkin untuk bentuk lahan yang persegi atau kotak atau luas yang relatif kecil bisa menggunakan rol meter saja. Tapi bagaimana kalau tanahnya itu sangat luas dan bentuknya tidak beraturan? Solusinya adalah menggunakan theodolite. Alat ini biasa digunakan untuk pekerjaan yang luas dan berbentuk tidak beraturan. Sebelum mulai ke langkah saya akan memberikan dengan contoh studi kasus yang saya ambil dari projek sebelumnya. Tanah di bawah ini mempunyai luas sekitar 2 hektar dimana kegunaan lahan adalah sawah. Saya menentukan titik poligon atau titik alat sebanyak 5 titik. seperti pada gambar di bawah ini.

Cara mengukur luas tanah dengan theodolite
Pada contoh kasus diatas saya menggunakan poligon segi 5. bagaimana langkahnya?
kita langsung saja bahas langkah-langkah mengukur luas dan kontur tanah dengan theodolite.
  • Siap peralatan yang terdiri dari theodolite, statif, dan meteran kecil, bak ukur, alat tulis, formulir pengisian data. seperti contoh dibawah ini.
mengukur luas tanah
formulir data pengukuran
  • Cek dulu batas-batas tanahnya yang ditandai dengan patok dari bpn biasanya terletak dipojok-pojok dan berwarna putih terbuat dari beton. Sebelum anda menggunakan alat anda keliling dulu untuk mengetahui batas-batasnya sampai mana. jangan sampai ngukur tanah orang ya.
  • Setelah anda keliling-keliling liat patok anda juga harus memikirkan mulai pengukurannya dari mana. Carilah tempat yang teduh apabila ada. Tapi kalo ternyata panas semua, maka siapkan payung untuk melindungi alat dari koagulasi. Titik awal anda adalah tempat alat. Dan nanti kita akan pindah alat sesuai dengan titik poligon yang akan kita lakukan.
  • Tentukan titik-titik poligon di lapangan. Ingat. antar titik poligon harus saling terlihat atau tidak terhalang apa pun. pada contoh kasus di atas dibuat 5 titik alat. liat gambar paling atas. kemudian Tandai titik poligon dengan menggunakan kayu yang ditancap kemudian dikasi cat atau piloks. Yang terpenting patok tersebut tidak hilang.
  • Dirikan theodolite pada titik 1 dan Lakukan setting alat dengan cepat.
  • Setelah disetting, kemudian setel sudut horizontal 0D0’0″ pada arah utara dan.ukur tinggi alat.
  • Bidik titik poligon no. 7 baca benang tengah dan benang bawah. Tulis Sudut horizontal dan vertikal. Tulis keterangan misalkan: titik 7. setelah itu bidik titik no.2 yang ditulis sama dengan saat membidik titik sebelumnya.
  • Bidik atau tembak titik penyebaran di sekitar alat. terutama batas-batas tanah dan patok BPN. kemudian tembak secara menyebar agar bisa dibuat kontur.
  • Pindahkan alat ke titik no.2. setting alat dan setel sudut horizontal 0d0’0″ pada titik sebelumnya yaitu titik 1. kemudian bidik titik no 1 dan bidik titik selanjutnya yaitu 3.
  • lakukan bidik titik-titik secara merata dan menyebar di sekitar alat. terutama batas-batas tanah.
  • Untuk titik-titik selanjutnya lakukan langkah seperti diatas yang pada intinya arah 0d0’0″ pda titik sebelumnya-bidik titik sebelumnya-bidik titik selanjutnya-bidik penyebaran disekitarnya.
  • Jangan lupa apabila sudah sampai di titik poligon 5 maka prosedurnya tetap sama. tembak/bidik titik selanjutnya yaitu titik no. 1
Produk dari pengukuran tanah ini adalah gambar peta kontur dan potongan melintang dan memanjang.
Semoga bermanfaat.
Artikel Ini Telah Tayang di ilmuproyek.com dengan Judul: Cara mengukur luas tanah dengan theodolite
Editor: Antariksa Group
Bagikan :