Komunikasi Non Verbal : Pengertian, Perbedaan & Contohnya

Antariksa Group – Secara sederhana komununikasi adalah proses pertukaran pikiran atau penyampaian pesan dari penyebar pesan (komunikator) ke penerima pesan (komunikan) dengan tujuan tertentu.

Pesan yang disampaikan pengirim kepada penerima pesan tersebut dikemas dengan kata-kata (verbal) ataupun tanpa kata-kata (non-verbal). Komunikasi verbal adalah komunikasi dalam bentuk lisan ataupun tulisan.

Sedangkan, Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang umumnya. menggunakan bahasa tubuh seperti gerakan tangan, raut wajah, gelengan kepala, tanda, tindankan dan sebagainya.

Pengertian Komunikasi Non Verbal

Komunikasi non verbal adalah komunikasi yang tidak menggunakan bahasa secara langsung. Hal seperti lambaian tangan untuk menyatakan selamat tinggal adalah contoh yang paling sederhana. Komunikasi tidak memiliki struktur yang standar seperti bahasa, tapi dengan interpretasi dan logika, orang dapat mengerti maksud orang lain tanpanya.

Dalam dunia modern, komunikasi non verbal biasanya digunakan sebagai penguat komunikasi verbal. Anda pasti pernah melakukan hal ini, misalnya saat berbicara badan Anda juga bergerak untuk memperjelas apa yang Anda sampaikan dengan kata – kata.

Fungsi Komunikasi Non Verbal

Karena jarang digunakan, banyak orang menganggap komunikasi non verbal tidak memiliki fungsi yang menonjol. Hal ini tentu saja tidak benar! Walau Anda tidak menggunakannya secara sengaja, Anda bisa secara tidak sadar menggunakan komunikasi non verbal sebagai pelengkap komunikasi verbal.

Sebagai pelengkap, fungsi komunikasi non verbal adalah memperjelas komunikasi menggunakan kata – kata. Seseorang kadang dapat mengerti informasi lebih jika mendapatkannya dari kombinasi komunikasi verbal dan non verbal. Contoh saja saat menyuruh seseorang untuk diam, Anda mengatakan “Jangan berisik!” sambil menyentuhkan jari telunjuk yang tegak ke bibir.

Jenis Komunikasi Non Verbal

Walaupun tidak umum, jenis komunikasi non verbal lebih banyak dibandingkan komunikasi verbal. Berikut adalah jenis – jenisnya

  1. Komunikasi Objek

Komunikasi objek adalah jenis komunikasi non verbal yang memanfaatkan benda sebagai medium. Contoh saja saat ada kecelakaan di jalan raya, polisi menggunakan cone atau corong untuk menandai area untuk memberi peringatan.

  1. Komunikasi dengan Sentuhan

Sentuhan ini biasanya merupakan jenis komunikasi non verbal yang menunjukan relasi antara orang yang melakukannya. Contoh saja seperti berjabat tangan, berpelukan, pukulan dan sebagainya.

  1. Komunikasi yang Memanfaatkan Waktu

Komunikasi ini biasanya sulit digunakan untuk mengungkapkan maksud. Tapi di kegiatan tertentu biasanya komunikasi ini berhubungan dengan durasi yang harusnya normal tapi dibuat lebih lama atau lebih sebentar.

Contoh saja saat seorang datang pagi ke pekerjaannya, ia mengkomunikasikan dia antusias untuk bekerja. Di sisi lain saat janjian dan seorang datang terlambat, ia menunjukan rasa tidak menghormati partner janjiannya.

  1. Komunikasi dengan Gerakan Tubuh

Komunikasi ini adalah yang paling sering dilakukan orang untuk melengkapi komunikasi verbal. Contoh sederhananya adalah gaya tuhu, lirikan mata, ekspresi wajah atau gerakan tangan.

  1. Komunikasi dengan Memanfaatkan Tempat dan Jarak

Untuk komunikasi seberapa dekat hubungan Anda dengan seseorang berdasarkan jarak dan posisi Anda secara fisik terhadap orang lain. Dari info ini, komunikasi non verbal jenis ini masih dibagi menjadi

  • Jarak intim, biasanya menunjukkan jarak sangat dekat. Biasanya menunjukkan hubungan keluarga atau bahkan pasangan.
  • Jarak personal, hal ini menunjukan Anda mengenal dekat dengan orang itu dan tidak masalah berada di area yang dekat walau tidak terlalu intim. Biasa hal ini menandakan teman. Jarak yang bisa jadi ukuran adalah sekitar 1 meter.
  • Jarak sosial, biasanya terjadi pada seseorang yang mengenal netral seseorang. Bukan teman tapi saling mengenal. Biasanya sekitar 1 sampai 4 meter dalam jarak
  • Jarak public, biasanya untuk menunjukkan Anda tidak memiliki hubungan apapun. Biasanya berada di atas 4 meter untuk menunjukan hal ini.

Untuk ukuran yang ada di atas tentu tidak sebetulnya benar, tapi rata – rata orang menjaga jarak tersebut untuk menunjukkan hubungannya.

  1. Komunikasi dengan Suara

Komunikasi suara ini bukan ucapan tapi suara yang ditimbulkan tanpa bahasa tertentu. Biasanya untuk mengisyaratkan sesuatu saat dikombinasikan dengan komunikasi verbal. Contoh suara hmm, saat bingung ataupun berfikir.

Contoh Komunikasi Non Verbal

Seperti yang disinggung dalam jenis komunikasi non verbal di atas, Anda sudah melihat beberapa contohnya, tapi berikut adalah contoh – contoh tambahannya

  • Tos atau high five dengan teman sebagai tanda menyampaikan sukses
  • Memeluk seseorang tanda sayang
  • Menggunakan “boo” sebagai olokan tanda tidak setuju

Sekian informasi soal komunikasi verbal dan non verbal. Mudah – mudahan artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam mengenal dua tipe komunikasi ini.

Artikel ini telah tayang di salamadian.com dengan judul Komunikasi Verbal dan Non Verbal : Pengertian, Perbedaan & Contohnya

Editor : Tim Redaksi

Bagikan :