Indonesia Website Awards

Jenis-jenis Aktivitas Konstruksi Sipil

ANTARIKSA – Konstruksi sipil adalah aktivitas pekerjaan yang telah lama dilakukan oleh manusia dan peradabannya. Di mana aktivitas ini kerap berkaitan dengan aktivitas membangun, merencanakan dan memperbaiki dengan tujuan meningkatkan peradaban dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Aktivitas ini merupakan satu di antara beberapa jenis pekerjaan tertua di dunia. Di mana dalam pelaksanaannya, aktivitas ini kerap berkaitan dengan proses perencanaan, merancang, membangun dan meningkatkan kualitas masyarakat sekitar.

Beberapa produk dari aktivitas konstruksi sipil diantaranya fasilitas umum, bandara, dermaga, bendungan, saluran perairan, jalur kereta api dan sebagainya.

Secara umum, mekanisme aktivitas ini dibedakan dalam beberapa cabang. Yakni mekanisme manajerial dan perencanaan, Ilmu Tanah atau Geoteknik, Mekanisme Struktural, Transportasi air dan arsitektur yang kerap berkaitan dengan disiplin ilmu matematika serta Fisika.

Aktivitas Manajerial dan Perencanaan

Merupakan salah satu bagian aktivitas Konstruksi Sipil yang dilakukan pada awal proses pembangunan. Secara garis besar, aktivitas ini berkaitan tentang perencanaan, perhitungan dari semua aktivitas pelaksanaan konstruksi.

Aktivitas ini biasa berkaitan dengan hal administrative, termasuk pengurusan legalitas dan surat Kerjasama dengan klien dan pihak lain yang berkaitan dengan proyek yang akan dijalankan. Termasuk penentuan waktu dan proses penyelesaian.

Teknik Pengairan dan Perpipaan

Proses pembuatan transportasi air telah dilakukan manusia sejak lebih dari 5.000 tahun yang lalu. Proses ini dilakukan untuk mendapatkan akses sumber air bersih penunjang berbagai aktivitas setiap hari. Seperti sanitasi, konsumsi, pertanian dan sebagainya.

Dalam perkembangannya, manajemen air yang baik, masih menjadi hal fundamental dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat modern. Hal ini berkaitan dengan aktivitas Konstruksi Sipil dalam membangun saluran air bersih dan transportasi air kotor atau limbah buangan.

Tanpa penangan yang baik akses air bersih kerap berkurang seiring peningkatan polusi karena dampak pembuangan air kotor dan limbah secara sembarangan. Tak hanya itu, manajemen air bersih yang buruk juga membuat sumber air kering dan tak bisa digunakan lagi.

Pembangunan saluran transportasi air yang baik dapat mencegah berbagai permasalahan tersebut. Sehingga permasalahan seperti kekeringan dan pencemaran lingkungan (Berdampak sistemik terhadap Kesehatan) bisa dihindari.

Dalam pelaksanaannya, aktivitas Konstruksi Sipil terkait membangun, merancang dan memperbaiki dapat membuat managemen air tertata dengan benar. Dimana air limbah bisa diolah kembali sehingga menjadi air bersih yang bisa digunakan kembali.

Dalam hal pekerjaan, setiap mekanisme transportasi air memiliki perbedaan satu dengan yang lain. Hal ini tergantung dengan jenis fluida yang dialirkan dan jenis produk plumbing yang ideal dan cocok dalam memenuhi kebutuhan ini.

Saluran air kotor misalnya, kebutuhan transportasi fluida ini memiliki karakter membawa sisa air yang telah digunakan, limbah industri dan jenis air tercemar lain tepat pada tempatnya. Dan hal ini dilakukan tanpa aktivitas pencemaran di lingkungan sekitar.

Sementara saluran air bersih membutuhkan produk khusus yang tak mudah rusak. Sehingga partikel air tidak mencemari fluida atau saluran air bersih yang ada di dalamnya. Aktivitas ini membutuhkan produk pipa khusus dengan penanganan instalasi sesuai dengan standard Food Grade.

Sementara saluran khusus juga kerap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber air dengan kriteria tertentu. Misalnya saluran air bersih dengan suhu tinggi, saluran pembuangan dengan fluida dengan kandungan kimia tertentu, dan saluran gas bertekanan.

Mekanisme Struktural

Dasar salah satu bagian ilmu Teknik Konstruksi Sipil ini adalah merancang pondasi yang kokoh, sehingga bangunan dan fasilitas umum berdiri atau bisa digunakan dalam jangka waktu lama. Proses ini biasa dilakukan dalam aktivitas arsitektur atau perencanaan proses pembangunan.

Sehingga mekanisme structural sering dilakukan di tahap awal aktivitas pembangunan. Dimana merancang dan merencanakan mekanisme bangunan yang ideal dengan penggunaan material dan desain yang tepat sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Proses perencanaan yang tepat juga sering berkaitan dengan mekanisme budgeting atau perhitungan administrasi pembiayaan. Serta mekanisme pengadaan dan perawatan aset, karena tak jarang proses tertentu membutuhkan alat dan bahan baku khusus.

Teknik GeoteknikĀ 

Teknik Geoteknik atau Geotek biasa dikenal juga dengan teknik tanah, merupakan salah satu bagian dari ilmu Teknik sipil. Secara garis besar pembahasan terkait aktivitas geoteknik berkaitan dengan tanah dan bebatuan yang berkaitan dengan proses membangun.

Mekanisme ini sudah dilakukan sejak lama dalam kebudayaan manusia, dengan beberapa peninggalan seperti piramida di Mesir dan sebagainya. Dan hingga sekarang, penerapan ilmu tanah ini digunakan dalam aktivitas membangun bangunan dan fasilitas umum Konstruksi Sipil.

Dalam penerapannya, aktivitas Teknik tanah sangat berguna untuk kebutuhan pembangunan sipil yang lain. Dalam prosesnya, disiplin ilmu ini biasa digunakan untuk proses pengerasan jalan yang biasa digunakan untuk membangun jalan raya dan sejenisnya.

Selain itu, mekanisme mempelajari tanah dan bebatuan juga diterapkan dalam proses pembangunan terowongan dan jembatan yang kokoh. Perhitungan yang tepat tak hanya membuat struktur bangunan aman, tapi bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

Membangun bendungan yang ideal dengan komposisi bangunan dan bahan baku yang tepat. Selain itu, mekanisme proses pembuatan galian tanah untuk saluran air dan kabel serta aktivitas penimbunan sangat penting menggunakan metode Teknik tanah.

Membangun Sistem Transportasi Massa

Manusia banyak menciptakan fasilitas untuk mempermudah dan mempercepat aktivitas mobile mereka. Selain menggunakan kendaraan, sistem jalan terpadu mulai diciptakan dan berkembang pesat hingga sekarang.

Menyediakan akses untuk aktivitas mobilisasi merupakan salah satu bagian aktivitas Konstruksi Sipil. Dalam pelaksanaannya, sarana prasarana ini berbentuk luas, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Dalam perkembangannya, fasilitas jalan raya didesain sesuai kebutuhan. Hal ini berkaitan dengan bagaimana fasilitas tersebut digunakan. Apakah hanya untuk akses jalan kaki, kendaraan atau jalan dengan durabilitas tinggi karena sering dilalui kendaraan berat.

Akses jalan sederhana atau setapak biasa didesain untuk aktivitas berjalan kaki, atau kendaraan ringan seperti sepeda angin dan sejenisnya. Fasilitas ini paling mudah dijumpai di area pinggir jalan raya atau biasa dikenal dengan istilah jalan pedestrian.

Sementara jalan raya biasanya berkaitan dengan akses mobilitas kendaraan pribadi dan umum. Seperti sepeda motor, mobil dan sebagainya. Jenis fasilitas ini biasa dijumpai pada jalan utama perkotaan dan sejenisnya dengan akses non kendaraan dengan beban berat.

Sementara dengan kebutuhan besar, akses jalan jenis ini biasa digunakan untuk akses kendaraan umum dan memiliki beban berat. Akses jalan ini biasa kita jumpai pada jalur antar kota, provinsi dan jalan toll.

Proses pembangunan akses jalan yang baik bisa berdampak sangat signifikan. Terutama dalam hal kemajuan peradaban dan di era modern seperti sekarang dapat meningkatkan sistem perekonomian daerah, dan negara.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Artikel Ini Telah Tayang di awrm.co.id dengan Judul: Mengenal Jenis-jenis Aktivitas Konstruksi Sipil

Editor: Antariksa Group

Bagikan :