Indonesia Website Awards

Dunia Proyek: Penjelasan Pentingnya Pekerjaan Superimpose di Awal

ANTARIKSA – Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman lagi di dunia proyek. Proyek merupakan dunia kerja yang penuh dengan tantangan baru karena di tiap proyek selalu di lokasi yang baru, teman yang baru dan tentu tantangan yang baru. Sesuai dengan judul saya di atas, pekerjaan superimpose sangat penting dilakukan saat persiapan pekerjaan pada proyek gedung. Superimpose adalah pekerjaan untuk pengecekan gambar perencana antara gambar arsitektur, struktur dan MEP. Pekerjaan superimpose sangat penting di awal proyek untuk mengantisipasi terjadi kesalahan pelaksanaan di lapangan.
Pada beberapa proyek yang pernah saya alami, banyak terdapat kesalahan pada gambar rencana struktur maupun arsitektur. Yang salah bukan dari segi perencanaannya namun dari segi koordinasi antar perencananya. Pada beberapa kasus yang pernah saya temui, ada ketidak cocokan gambar arsitek, struktur dan MEP. Contoh kasusnya adalah sebagai berikut.
  1. Gambar denah kolom struktur jika disuperimpose dengan gambar arsitek jadinya kolom struktur menabrak closet toilet.
  2. Pada saat pekerjaan setting out, ternyata gambar denah tidak bisa diplotkan di lapangan karena ukuran lahan di gambar lebih luas daripada kondisi real di lapangan.
  3. Pada gambar MEP terdapat lubang shaft untuk pipa-pipa reaser. Setelah disuperimpose dengan gambar struktur ternyata shaft tersebut menabrak balok struktur.
  4. Adanya perbedaan level dan panjang antara gambar tangga versi struktur dengan gambar tangga versi arsitektur.

Sebenarnya masih banyak lagi kasus-kasus seperti di atas. Pekerjaan superimpose ini memang seharusnya menjadi tanggung jawab koordinator perencana. Sehingga antara perencana struktur, arsitek, dan MEP sudah saling kroscek jika ketiga gambar tersebut digabungkan dan didistribusikan ke kontraktor.

Solusi yang tepat untuk menangani kesalahan-kesalahan tersebut adalah melakukan pekerjaan superimpose yang dilakukan tim kontraktor. Setelah semua gambar terutama gambar struktur dan arsitek digabungkan/superimpose akan terlihat bagian-bagian dari gambar yang tidak sinkron. Jika ditemukan hal-hal yang tidak wajar tersebut segera buat daftar pertanyaan yang ditujukan ke Manajemen Kontruksi (MK). MK akan mengajukan pertanyaan ke perencana yang bersangkutan. Sebaiknya dalam mengajukan pertanyaan disertai dengan usulan dari lapangan sehingga kesannya sebagai kontraktor yang berkredibel tinggi. Jika sudah ada jawaban dari perencana maka tugas drafter proyek merevisi dan dimasukkan ke dalam gambar Shop drawing.
Pekerjaan superimpose sangat penting sebagai langkah awal dalam memulai pekerjaan struktur, arsitektur dan MEP pada proyek gedung. Namun tidak semua gambar rencana mengalami kesalahan-kesalahan tersebut. Beda konsultan beda kualitas. Itulah beberapa penjelasan mengapa pekerjaan superimpose menjadi sangat penting di awal proyek.
Semoga bermanfaat.
Artikel Ini Telah Tayang di ilmuproyek.com dengan Judul: Pentingnya pekerjaan superimpose di awal proyek
Editor: Antariksa Group
Bagikan :