Indonesia Website Awards

Contoh Perhitungan Biaya Material Bekisting Triplek Proyek Gedung

ANTARIKSA – Salah satu cara menghemat biaya konstruksi adalah efisiensi material dengan menggunakan metode pelaksanaan yang tepat. sudah menjadi rahasia umum jika penggunaan material bekisting bisa ditekan dalam hal biayanya. Biaya pembelian bekisting biasanya akan besar jika belum mengetahui metode pekerjaaan struktur gedung yang benar.
Perhitungan biaya bekisting sangat penting terutama pada struktur-struktur utama seperti balok, kolom, dan pelat lantai. Struktur ini merupakan komponen penting dari sebuah gedung yang tidak boleh cacat dalam pelaksanaannya. Seperti yang kita tahu bahwa pekerjaan bekisting sangat menentukan hasil dari struktur beton.
Pada proyek gedung dengan 9 lantai maka kebutuhan bekisting triplek akan menjadi sangat besar jika dihitung semua 9 lantai. Oleh karena itu salah satu tips orang proyek dalam menghitung bekisting adalah dengan cara mengasumsikan penggunaan triplek bisa lebih dari sekali. Biasanya untuk bekisting Kolom bisa digunakan sebanyak 3 x. sedangkan untuk bekisting balok pelat hanya 2 x.
Pada artikel sebelumnya sudah diuraikan cara menghitung jumlah kebutuhan Bekisting untuk masing- masing kolom, balok dan pelat.
Misal : Proyek gedung dengan lantai tipikal 9 lantai
Volume bekisting Kolom
  • Volume bekisting kolom lantai 1 = 60 lembar triplek 12 mm.
  • Bekisting tersebut bisa digunakan sampai lantai ke 3 sehingga perhitungan selanjutnya bisa mulai dari lantai 4-6 dan lantai 7-9.
  • Kebutuhan triplek 12 mm – lantai 1-3 = 60 lembar
  • Kebutuhan triplek 12 mm – lantai 4-6 = 60 lembar
  • Kebutuhan triplek 12 mm – lantai 7-9 = 60 lembar
  • Total kebutuhan triplek = 180 lembar.
Volume bekisting Balok dan Pelat
  • Bekisting balok dan pelat menggunakan tebal 8 mm. Bisa digunakan maksimal 2 x
  • Kebutuhan triplek 8 mm – lantai 1-2 = 70 lembar
  • Kebutuhan triplek 8 mm – lantai 3-4 = 70 lembar
  • Kebutuhan triplek 8 mm – lantai 5-6 = 70 lembar
  • Kebutuhan triplek 8 mm – lantai 7-9 = 70 lembar
  • Total kebutuhan triplek = 280 lembar.
Menghitung Biaya Material bekisting
Misal harga triplek
  • Triplek 8 mm = Rp. 87.000,-
  • Triplek 12 mm = Rp. 155.000,-
Maka biaya material bekisting
  • Triplek 8 mm = Volume x harga = 280 x Rp.87.000,- = Rp. 24.360.000,-
  • Triplek 12 mm = Volume x harga = 180 x Rp.155.000,- = Rp. 27.900.000,-
  • Total biaya = Rp. 52.260.000,-
Jadi total biaya bekisting triplek untuk struktur kolom, balok dan pelat sampai 9 lantai sebesar Rp. 52.260.000,- . 
Perlu diketahui bersama bahwa di dalam proyek gedung tidak hanya kolom, pelat balok saja melainkan ada pondasi, retaining wall, core wall dan sebagainya. Contoh perhitungan di atas adalah asumsi untuk pekerjaan struktur kolom, balok, dan pelat saja.
Artikel Ini Telah Tayang di ilmuproyek.com dengan Judul: Cara menghitung biaya bekisting triplek proyek gedung
Editor: Antariksa Group
Bagikan :