Indonesia Website Awards

Cara Uji Tarik Plesteran dan Acian

ANTARIKSA – Pada kesempatan ini saya akan menyajikan informasi yang mungkin jarang dilihat dan dilakukan. Biasanya yang diuji adalah beton, baja, batako, bata merah, dan sebagainya.
Setelah plesteran jadi, ada baiknya anda melakukan uji terlebih dahulu terhadap plesteran dan acian. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semen mortar yang digunakan mempunyai kualitas yang baik. Saat ini banyak sekali produk-produk semen mortar baru yang mungkin saja belum banyak yang menggunakan. Untuk membuktikan kualitas produk tersebut sebaiknya lakukan mock up dan menguji kekuatan plesteran dan acian dinding.
Cara uji kekuatan plesteran dan acian pada dinding ini biasanya disediakan oleh pihak semen mortar. Bentuk uji kekuatan plesteran dan acian ini adalah uji tarik menggunakan alat khusus. Kendala yang sering terjadi ketika anda mencoba produk semen instan adalah setelah beberapa hari acian akan mengelupas dan parahnya langsung retak-retak rambut. Selain metode pekerjaan yang berpengaruh terhadap acian maupun plesteran adalah mutu bahan yang digunakan. Pada artikel ini akan dijelaskan langkah untuk kontrol kualitas bahan plesteran dan acian dari segi mutu bahan. Cara uji kekuatan plesteran ini sudah dibanyak dilakukan untuk proyek-proyek besar.
Jika anda sebagai Quality Control di sebuah proyek ada baiknya jika anda selalu update bahan-bahan material baru yang berkualitas. Berikut ini langkah kontrol kualitas mutu bahan semen mortar dengan uji tarik plesteran dan acian.
  1. Supplier semen instan biasanya akan datang ke proyek dengan membawa produk baru untuk menawarkan dan memperkenalkan produk tersebut.
  2. Sebaiknya anda menanyakan referensi proyek yang pernah menggunakan produk baru tersebut.
  3. Cari info di proyek sebelumnya yang menggunakan produk baru tersebut. Apakah hasil dan pelayanan pengiriman barangnya memuaskan atau tidak.
  4. Meminta hasil uji laboratorium produk baru tersebut. Biasanya dari pihak perusahaan mempunyai sertifikat dan pengesahan mutu kualitas semen mortar.
  5. Meminta mock up atau sampel pekerjaan plesteran dan acian dengan luas tertentu. Dibuat 2 sampel 1 untuk plesteran dan 1 untuk acian.
  6. Cek kekuatan plesteran dan acian pada sampel dinding tersebut.

Cara uji kekuatan plesteran tidak membutuhkan waktu yang banyak. Biasanya pada mock up plesteran berukuran 1 m x 2 m. Pengambilan sampel dilakukan pada beberapa titik merata pada mock up. Berikut cara uji tarik plesteran dan acian.

1. Mengcutter plesteran dan acian pada sampel mock up seperti pada gambar di bawah
2. Menempelkan pelat besi yang direkatkan dengan bahan perekat khusus yang menempel pada pelat dan plesteran.
3. Persiapan alat. Alat yang digunakan merk Prosceq.
4. Menempelkan Alat dengan pelat besi yang tertempel di plesteran
5. Memulai Uji tarik dengan menekan tombol. Uji kekuatan plesteran dan acian ini pada prinsipnya sama dengan uji tarik beton atau baja. Seberapa mampu plesteran dan acian mampu ditarik dengan alat. Otomatis akan muncul beban yang mampu dipikul.
6. Plesteran atau acian akan terlepas pada daerah yang dicutter dan ditarik.
7. Membaca hasil uji tarik plesteran dan acian. Tulis haril uji di plesteran dan acian
Pada prinsipnya cara uji kekuatan plesteran ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan plester dan acian seberapa kuat menerima beban tarik. Standar kekuatan plesteran dan acian adalah 0,3 N/mm2 atau Mpa. Jika hasil uji tarik lebih dari standar maka produk semen mortar baru tersebut mempunyai mutu yang baik. Lakukan pengujian tersebut minimal 3 titik. Kemudian dirata-rata hasil ujinya.
Semoga bermanfaat.
Artikel Ini Telah Tayang di ilmuproyek.com dengan Judul: cara uji kekuatan plesteran dan acian dinding
Editor: Antariksa Group
Bagikan :