Indonesia Website Awards

Cara Kerja Jasa Konstruksi Bangunan: Bagian-Bagian Penting dalam Membangun Rumah

ANTARIKSA – Dalam membangun rumah, jasa konstruksi bangunan akan membuat beberapa bagian utama, berikut beberapa elemen penting dalam sebuah bangunan.

Sebuah bangunan atau rumah pada dasarnya merupakan struktur yang dibuat oleh manusia dengan beberapa elemen penting di dalamnya. Seperti penopang, pelindung dan pembuat rumah menjadi nyaman untuk ditempati.

Nah, untuk mewujudkan beberapa hal tersebut, desain rumah sering dilengkapi dengan bagian-bagian yang memiliki tugas masing-masing. Bagian ini bekerja dan jika dilakukan dengan benar akan menjamin rumah mampu bertahan dalam puluhan, hingga ratusan tahun.

Dalam melakukan pekerjaannya membangun rumah Jasa Konstruksi Bangunan biasanya bekerja secara bertahap dalam membangun setiap bagian dari gedung. Berikut beberapa elemen penting yang sering dikerjakan untuk mewujudkan rumah aman, dan nyaman untuk ditempati.

Nah untuk mengenal lebih jauh tentang cara kerja Jasa Konstruksi Bangunan membangun rumah idaman, ada baiknya Anda mengenal bagian-bagian penting dalam sebuah rumah atau bangunan, berikut di antaranya:

Lantai. Lantai merupakan bagian penting dari bangunan terutama rumah. Elemen rumah ini sering digunakan untuk berinteraksi dan digunakan sebagai media mobilisasi orang yang berada di dalam rumah. Dalam kebutuhannya, lantai kerap dibangun lebih dari satu, terutama untuk jenis bangunan bertingkat.

Lantai merupakan elemen bagian rumah yang terletak di bawah bangunan, atau tepat diatas tanah. Dalam membangun kebutuhan lantai, proses pembangunan umumnya disesuaikan dengan kebutuhan dan selera. Karena berkaitan dengan pemilihan motif tegel yang tepat.

Dalam hal fungsi keseluruhan untuk bangunan, keberadaan lantai memiliki peran sangat penting. Pembangunan yang tepat akan membuat bangunan awet berdiri hingga puluhan hingga ratusan tahun.

Pondasi. Seperti kita ketahui, kokohnya sebuah bangunan tergantung pada bagian bangunan yang satu ini. Pondasi biasa dibangun dengan tujuan menopang bagian atas rumah, sekaligus mempertahankan posisi bangunan tepat pada tempatnya.

Pondasi bangunan biasa dibuat dari campuran beton dengan rangka logam yang dikombinasi sedemikian rupa. Dalam prosesnya terdapat dua macam pondasi yang dibedakan berdasarkan cara pembuatnya.

Yakni pondasi dalam yang dibangun dengan cara menanam bagian pangkal pondasi jauh di dalam tanah. Sementara Pondasi dangkal, dibangun secara kebalikan dengan kedalaman tanah tidak terlalu dalam. Pondasi yang baik biasanya diletakkan pada kondisi tanah yang kuat dan tak mudah bergeser.

Sloof. Atau balok Sloof sering dibangun dan bagian dari pondasi. Merupakan kerangka bangunan yang dibuat dari rangkaian logam yang biasa diperkuat dengan perekatan beton. Fungsi bagian rumah ini untuk mempertahankan rumah selalu pada posisinya, dan meminimalisir terjadinya kerusakan.

Bagian ini berfungsi menahan beban berlebih dari atas, selain itu, sering digunakan sebagai peletakan elemen batu atau batako. Perhitungan dan mekanisme pemasangan yang tepat akan menjamin rumah kokoh berdiri dalam waktu lama.

Dinding. Dinding dalam sebuah konsep bangunan atau rumah memiliki fungsi sebagai pembatas. Baik batas pemisah bagian dalam rumah dengan luar, maupun partisi sebuah kamar dengan kamar lain di dalam rumah. Dinding biasanya terletak setelah Balok Sloof, yang juga berfungsi menopang beban dari atas .

Dalam hal pemilihan bahan materialnya, dinding dinding secara umum dibedakan menjadi tiga macam. Yakni dinding tradisional yang material bahan bakunya dari material alami, seperti kayu, bambu dan sebagainya.

Sementara dinding modern terbuat dari bahan beton, dengan spesifikasi kuat, dan dapat berdiri hingga puluhan bahkan ratusan tahun. Dalam hal estetika, jenis dinding ketiga adalah semi permanen, yang terbuat dari kombinasi dinding tradisional dan modern.

Ventilasi. Bagian ini bekerja sebagai akses keluar masuk udara dari dalam dan luar rumah. Tak hanya membuat rumah nyaman, kebutuhan ini jika dipenuhi akan membuat rumah tetap sehat dan menyegarkan.

Beberapa cara biasa digunakan untuk membangun akses fasilitas rumah yang satu ini. Salah satunya dengan membangun angin-angin, yang biasa dibangun diatas pintu atau jendela. Selain itu, bagian ini juga kerap dipasang lebih dari satu di sekitar rumah.

Cara lain adalah dengan bantuan pintu dan jendela. Cara ini mampu digunakan sebagai akses keluar masuknya udara dari luar ke dalam, begitu juga sebaliknya. Cara ini juga membuat rumah terasa segar secara alami karena mobilitas udara sangat lancar.

Bagian Latei. Secara sederhana bagian ini difungsikan sebagai penopang fasilitas pintu dan jendela. Tanpa fungsi ini, beban dari atas rumah akan membebani kusen, dan pada akhirnya bagian ini cepat mengalami kerusakkan. Terutama pada saat terjadi gempa, fungsi bagian ini memiliki peran sangat penting.

Latei biasa dibangun oleh jasa konstruksi bangunan dengan material yang mampu meredam berat secara baik. Salah satu material paling umum digunakan adalah kayu yang mampu meredam dan bekerja dengan baik untuk tugas ini.

Meski kadang terlihat, dalam alasan estetika, beberapa rumah sengaja menyembunyikan bagian ini. Sehingga secara fisik, rumah tidak memiliki bagian Latei, meski aslinya disamarkan dalam bentuk kusen atau dicat seperti tembok.

Bagian Atap. Dalam konsep arsitektur, bagian atas rumah atau atap biasa didesain sesuai kebutuhan. Dalam hal ini ada beberapa tipe atap, seperti Pelana, Limas, Gergaji dan sebagainya dengan karakter dan kelebihan masing-masing.

Atap dibangun dengan tujuan melindungi rumah dari cuaca panas di musim kemarau, dan dingin pada saat malam hari atau saat musim dingin atau hujan. Bagian ini dibuat dari material yang sulit dan sangat tahan terhadap air dan sinar matahari.

Dalam konsep rumah atau bangunan modern ramah lingkungan, jasa konstruksi bangunan dalam bekerja sering memanfaatkan atap untuk fungsi lain. Yakni sebagai media penampung air hujan yang disalurkan ke sebuah tempat untuk proses penjernihan, sebelum bisa digunakan sebagai air bersih.

Konstruksi Atap. Biasa dikenal dengan istilah kuda-kuda atau rangka atap, adalah penopang bagian atap. Pembuatan konstruksi salah satu bagian rumah ini biasa menggunakan banyak sekali material, salah satunya kayu.

Selain kayu, besi, beton dan baja ringan juga sering digunakan untuk proses pembangunan konstruksi atap. Seperti pondasi, pembuatan dengan perhitungan yang tepat, bahan material yang kuat, dan proses pemasangan yang benar akan membuat bagian atap sangat kokoh.

Seperti bagian lain pada konstruksi rumah, proses pembangunan konstruksi atap sering direncanakan sebelum proses pembangunan. Karena bentuk kuda-kuda atap sering berkaitan dengan desain rumah secara keseluruhan.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Artikel Ini Telah Tayang di awrm.co.id dengan Judul: Fokus Pekerjaan Jasa Konstruksi Bangunan dalam Membangun Rumah

Editor: Antariksa Group

Bagikan :