Bahan dan Alat Pekerjaan Masonry

ANTARIKSA – Pekerjaan masonry merupakan pekerjaan memasang batu dalam proses pembangunan gedung maupun hunian rumah

Dalam pembahasan ini kami akan mengulas mengenai apa saja peralatan dan bahan yang diperlukan dalam pekerjaan masonry.

Definisi

Secara umum pekerjaan masonry adalah pekerjaan memasang batu dalam sebuah proses pembangunan sebuah struktur konstruksi. Pemasangan dengan menggunakan mortar ini untuk menyatukan bahan bangunan seperti batu maupun bata. Jenis batu yang digunakan dalam pekerjaan ini sangat beragam.

Diantaranya meliputi, batu cor, blok beton, marmer, granit, batu kapur dan blok beton. Hasil masonry relatif tahan lama. Tetapi, hal tersebut dipengaruhi oleh kualitas mortar, prosedur pengerjaan dan pola instalasi. Faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi ketahanan konstruksi secara menyeluruh.

Pekerjaan pemasangan batu dinilai sangat penting di dalam bidang teknik sipil. Pekerjaan ini lebih diutamakan dalam proses pembangunan gedung dan rumah tinggal. Selain bahan yang diperhatikan, kebutuhan peralatan juga penting agar proses pengerjaan dapat berlangsung lancar.

Peralatan yang Dibutuhkan dalam Pekerjaan Masonry

Proses pekerjaan pemasangan batu memerlukan peralatan untuk mendukung kinerja menjadi lebih mudah dan cepat. Peralatan yang diperlukan harus tersedia di lapangan.

Hal ini dapat meningkatkan produktivitas pekerjaan dan penyelesaian proses pembangunan lebih singkat. Meskipun, peralatan yang diperlukan lengkap.

Para pekerja harus mampu menguasai peralatan dan mengenal fungsinya dengan baik. Selain itu, pekerja juga seharusnya memiliki kemampuan untuk merawat dan pemasangan alat selama di lapangan.

Perawatan alat berupa logam sebaiknya diolesi dengan minyak agar bebas dari korosi dan menyebabkan alat menjadi cepat rusak. Beberapa peralatan yang diperlukan dalam pekerjaan pasang batu/masonry meliputi :

Sendok Spesi

Penggunaan sendok spesi dalam pekerjaan pemasangan batu sangat diperlukan untuk mengambil dan memasang adukan. Alat ini dibuat dari plat baja tipis dengan tangkai dari bahan kayu.

Kotak Spesi

Penggunaan alat ini difungsikan sebagai tempat mengaduk, alat penyimpan adukan dan peletakan mortar. Bahan terbaik untuk kotak ini sebaiknya terbuat dari plat besi. Hal ini dilakukan agar alat dapat tahan lama. Selain itu, bentuknya lebih menyerupai trapesium. Sisi-sisi kota spesi diberi tangkai agar dapat mempermudah pengangkatan.

Ember

Penggunaan ember dalam pekerjaan pasang batu atau masonry adalah sebagai alat wadah adukan yang diangkut untuk keperluan pemasangan. Selain itu, ember juga  sering digunakan untuk mengangkut air. Fungsi ember lainnya adalah untuk dijadikan sebagai alat takaran untuk mengukur perbandingan dalam menggunakan semen dan pasir.

Cangkul

Salah satu alat yang sering digunakan dalam bidang konstruksi ialah cangkul. Fungsi alat ini digunakan untuk mencampur adukan maupun mengaduk hasil adukan spesi. Cangkul biasa dibuat dari bahan plat baja dengan bentuk beragam. Bentuknya menyerupai segi empat dan tangkainya panjang terbuat dari kayu.

Ayakan Pasir

Penggunaan ayakan biasa dimanfaatkan untuk menyaring pasir sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Kawat saringan atau mesh memiliki ukuran tertentu untuk mendapatkan pasir berkualitas. Bentuk ayakan menyerupai persegi panjang dengan sisi diperkuat dengan kayu.

Ruskam Kayu

Penggunaan alat ini dalam proses pemasangan batu bata ialah meratakan muka plesteran. Alat ini menjadikan permukaan menjadi lebih halus dan rata. Pemasangan batu bata memerlukan banyak peralatan dalam pembangunan gedung. Alat-alat tersebut meliputi, waterpass, line bobbyn, palu pemotong bata, jointer, jidar, skop, siku meteran, tongkat ukur dan lain sebagainya.

Apa Saja Bahan yang Diperlukan dalam Pekerjaan Masonry?

Dalam proses pengerjaan pemasangan batu,  ketersediaan bahan merupakan bagian penting. Apabila kebutuhan bahan tidak sesuai maka akan menghambat pengerjaan.

Bahan yang diperlukan dapat berasal dari alam maupun buatan manusia. Bahan alam biasa diambil dari batuan hasil vulkanik,  batu sungai maupun gunung. Berikut beberapa bahan yang diperlukan dalam pekerjaan pasang batu :

Semen Portland

Semen merupakan salah satu bahan yang diperlukan dalam konstruksi gedung maupun rumah. Bahan ini merupakan bahan pengikat hidrolis berbentuk serbuk halus keabu-abuan.

Kandungan serbuk terdiri atas silikat kalsium dan aluminium. Sifat pengikat hidrolis pada semen maksudnya, pencampuran semen dengan pasir menggunakan air dan mengeras ketika kering.

Kapur

Kapur adalah bahan adukan yang memiliki kegunaan sebagai bahan material pengikat dalam proses masonry. Mayoritas jenis kapur yang ada di Indonesia merupakan kapur yang mengalami pengerasan di udara. Selain itu, kapur dapat diperoleh dari kulit kerang, karang maupun pegunungan kapur.

Pasir

Penggunaan pasir sebagai bahan yang dimanfaatkan dalam proses pembentukan adukan. Pasir yang digunakan biasanya pasir alam maupun pasir butiran .

Pasir alam merupakan hasil dari disentegrasi alam berasal dari batuan dan sangat bervariasi. Sedangkan, pasir batuan merupakan pasir yang dihasilkan dari alat pemecah batu.

Air

Persyaratan adukan dalam pekerjaan masonry membutuhkan air untuk menunjang pengikatan antara bahan yang satu dengan bahan lain. Banyaknya air yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan terutama plesteran.

Demikian ulasan tentang pekerjaan masonry yang umum ditemui dalam berbagai konstruksi. Anda harus mengetahuinya agar dapat memperiapkan alat dan bahan sebelum pekerjaan ini dimulai sehingga nantinya akan lebih efisien dalam tenaga dan waktu.

Artikel Ini Telah Tayang di solusikonstruksi.com dengan Judul: Inilah 4 Bahan dan 6 Alat Pekerjaan Masonry

Editor: Antariksa Group

Bagikan :